Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Rabu, 17 November 2010

Introduction of Journalism


Jelaskan apa yang Anda ketahui tentang pers dan jurnalistik!


Jawab: yang saya ketahui tentang pers adalah suatu lembaga yang menangani berbagai macam kegiatan pencarian berita (informasi) yang ditujukan untuk disebarluaskan kepada khalayak umum. Contoh pers adalah media massa modern / elektronik seperti RRI (Radio Republik Indonesia), Metro TV, dan media massa tradisional seperti surat kabar Kompas. Lebih lanjut, istilah “lembaga” ditujukan kepada badan yang menaungi semua bagian media massa itu.


Sedangkan yang saya ketahui tentang jurnalistik adalah kegiatan yang menyangkut kewartawanan, dimana terjadi proses mencari dan mengumpulkan berita (bekerja di balik layar penerbitan berita di media).


Jelaskan teori-teori/falsafah pers yang ada!

Jawab: teori-teori/falsafah pers yang ada akan saya jabarkan sebagai berikut:
  • Teori Pers Otoriter, yaitu teori yang berprinsip bahwa pers harus mendukung pemerintah sepenuhnya dan mengabdi kepada negara. Misalnya pada masa pemerintahan Pak Soeharto, yang memboikot beberapa pihak media massa yang berani berhaluan arah dengan kehendak pemerintah. Hal ini terjadi karena negara mempunyai kekuasaan absolut, apapun yang dikatakan oleh pemerintah harus sepenuhnya diterima oleh rakyat melalui perantara pers yang mendukung pemerintah sepenuhnya.
  • Teori Pers Bebas, yaitu teori yang bertolak belakang dengan Teori Pers Otoriter, dimana teori ini memandang bahwa masyarakat (audience) sebagai makhluk sosial yang kritis, sehingga pers ini berhak secara bebas mengupas seluk beluk gerakan pemerintah (mengawasi) dan tentunya bebas dari pengaruh / kendali pemerintah. Kebebasan pers dalam teori ini bersifat tak terbatas.
  • Teori Pers Tanggung Jawab Sosial, yaitu teori yang mengemukakan bahwa pers tidak selamanya dapat bertindak sebebas-bebasnya, akan tetapi ada tanggung jawab sosial yang membatasinya. Pers diharapkan dapat menyajikan berita yang terpercaya, lengkap, cerdas, dapat menampung segala pertukaran komentar dan kritik, dapat memproyeksikan kelompok-kelompok masyarakat, menjelaskan tujuan dan nilai dari masyarakat, serta memberikan akses terhadap informasi yang tersembunyi. Singkatnya, teori ini merupakan revisi dari Teori Pers Bebas dimana terbatasnya kebebasan pers dan harus mempertimbangkan kepentingan sosial pula.
  • Teori Pers Komunis Soviet, yaitu teori yang menerangkan bahwa pers harus memelihara pengawasan yang dibuat pemerintah terhadap segala kegiatan sebagaimana dalam kehidupan komunis. Tidak terdapat pers swasta atau kalangan bebas lainnya, yang ada hanyalah pers pemerintah. Teori ini membatasi adanya kekuasaan absolut dari pemerintah untuk menguasai sepenuhnya media pers, akan tetapi yang diakui hanyalah pers pemerintah.
Jelaskan fungsi pers dalam dunia dewasa ini!
Jawab: fungsi pers dalam dunia dewasa ini adalah:

Informatif
Kita ketahui bahwa fungsi utama pers adalah memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu informasi yang belum diketahui, sehingga terjadi perpindahan arus informasi dari satu pihak ke pihak yang lain dan memungkinkan adanya perubahan sosial.

Kontrol kinerja (pemerintah dan perusahaan)

Pers juga berfungsi sebagai pengawas daripada kinerja pemerintah dan perusahaan-perusahaan yang ada (terutama Badan Usaha Milik Negara / BUMN). Hal ini dapat dilakukan dengan membeberkan sejumlah fakta yang terjadi selama masa kerja perusahaan tersebut, ataupun semacam evaluasi dan saran untuk memperbaiki kinerja tersebut.


Interpretatif dan direktif
Pers berfungsi sebagai wadah penafsir suatu berita yang terjadi (misalnya adanya opini / pendapat berkaitan dengan suatu peristiwa sehingga pembaca dapat dengan cerdas mengartikan suatu peristiwa yang terjadi). Pers juga berfungsi sebagai media pembimbing, seperti menyediakan petunjuk-petunjuk untuk membuka rekening baru di suatu bank.


Menghibur

Pers berfungsi sebagai pelepas ketegangan dengan memberikan informasi yang menghibur dan dapat menciptakan suasana nyaman pada diri audience.


Regeneratif
Pers berfungsi sebagai pihak yang bertugas untuk menceritakan kembali setiap detail bagaimana suatu peristiwa dapat terjadi (latar belakang) sehingga dapat diketahui oleh masyarakat luas tanpa menimbulkan ambiguitas di kalangan tertentu.


Melindungi hak warga negara
Pers berfungsi untuk melindungi hak warga negara dengan mengemukakan keluhan warga, menentang terjadinya pelecehan terhadap Hak Asasi Manusia.


Ekonomi
Pers juga dapat berfungsi dengan baik di bidang ekonomi, terutama dalam meraup keuntungan. Misalnya dalam pemasangan iklan dan berita-berita khusus yang bernilai penting bagi pihak tertentu.


Swadaya
Pers berfungsi sebagai badan yang netral dalam mengemukakan suatu kebenaran di balik terjadinya suatu peristiwa, sekalipun orang yang membiayai media ini memiliki kepentingan tersendiri dan bertindak secara tidak professional, akan tetapi pers tetap akan berusaha netral tanpa mengesampingkan seorang manusia manapun

jia youuu~


Rabu, 20 Oktober 2010

Janji Taekwondo Indonesia




1. Menjunjung tinggi nama bangsa dan negara Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
2. Mentaati azas-azas Taekwondo Indonesia.
3. Menghormati pengurus, pelatih, senior, dan sesama Taekwondoin dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia.
4. Selalu berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia.
5. Menjadi pembela keadilan dan kebenaran.

Jumat, 04 Juni 2010

Belajar Statistik


Pengertian Statistik
Statistik berasal dari kata state yang artinya negara. Dalam pengertian yang paling sederhana statistik artinya data. Dalam pengertian yang lebih luas, statistik dapat diartikan sebagai kumpulan data dalam bentuk angka maupun bukan angka yang disusun dalam bentuk tabel (daftar) dan atau diagram yang menggambarkan (berkaitan) dengan suatu masalah tertentu. Umumnya suatu data diikuti atau dilengkapi dengan keterangan-keterangan yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau keadaan tertentu. Kata statistik juga menyatakan ukuran atau karakteristik pada sampel seperti nilai rata-rata, dan koefisien korelasi.

Jenis Statistik
Berdasarkan jenisnya, statistik dibedakan menjadi dua, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif adalah statistik yang berkenaan dengan metode atau cara mendeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan, atau menguraikan data.
Statistik deskriptif mengacu pada bagaimana menata atau mengorganisasi data, menyajikan, dan menganalisis data. Menata, menyajikan, dan menganalisis data dapat dilakukan misalnya dengan menentukan nilai rata-rata hitung dan persen / proposisi. Cara lain untuk menggambarkan data adalah dengan membuat tabel, distribusi frekuensi, dan diagram atau grafik (Sugiyono, 2006).
Statistik inferensial adalah statistik yang berkenaan dengan cara penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari sampel untuk menggambarkan karakterisktik atau ciri dari suatu populasi. Dengan demikian dalam statistik inferensial dilakukan suatu generalisasi (perampatan atau memperumum) dan hal yang bersifat khusus (kecil) ke hal yang lebih luas (umum). Oleh karena itu, statistik inferensial disebut juga statistik induktif atau statistik penarikan kesimpulan. Pada statistik inferensial biasanya dilakukan pengujian hipotesis dan pendugaan mengenai karakteristik (ciri) dari suatu populasi, seperti mean dan Uji t (Sugiyono, 2006).
Operasional Variabel
Operasional adalah seperangkat petunjuk yang lengkap tentang apa yang harus diamati dan bagaimana mengukur suatu variable atau konsep definisi operasional tersebut membantu kita untuk mengklasifikasikan gejala di sekitar ke dalam kategori khusus dari variabel. (Arikunto, 2006).
Pengertian konsep menurut Kerlinger dikutip dalam bukunya Rakhmat (2005:12) adalah abstraksi yang dibentuk dengan menggeneralisasikan hal-hal khusus. Konsep merupakan rumusan dasar dan fundamental dalam setiap teori. Konsep juga diartikan sebagai ide-ide atau bayangan mental, mengenai dunia nyata. Struktur konsep terdiri atas tiga dasar:
a. Ide atau bayangan mental yang dimiliki seseorang mengenai suatu gejala di dunia luar.
b. Acuan, yaitu gejala nyata ke mana ide ini mengacu.
c. Istilah atau symbol dengan jalan man aide-ide dikomunikasikan kepada orang lain.
Variabel
Untuk membuat kerangka konsep, diperlukan beberapa variabel. Variabel dipakai sebagai sinonim untuk suatu hal yang akan diteliti. “Variabel merupakan salah satu unsur yang mendasari penelitian ilmiah. Variabel sesungguhnya adalah terdiri dari konsep-konsep yang digunakan pada suatu penelitian.”
Variabel Asimetris
Variable asimetris merupakan hubungan variabel yang satu mempengaruhi variable yang lain dan berasal dari konsep yang sama.
Dimana penggambaran hubungan variable asimetris sebagai berikut :

HUBUNGAN VARIABEL ASIMETRIS

Variabel Bebas : --------> Variabel Terikat:
X Y

Perbedaan Uji t dan Uji F
Uji t dan Uji F sama-sama digunakan untuk menguji hipotesis. Bedanya, Uji t digunakan untuk uji hipotesis yang bersifat terpisah (parsial), yaitu antara X1 dengan Y, X2 dengan Y. Sedangkan Uji F untuk uji hipotesis yang bersifat bersama-sama (simultan).
Tahapan penelitian:
1. Perumusan Masalah dan Tujuan penelitian
2. Penyusunan kerangka teori yang digunakan
3. Penyusunan Kerangka Pemikiran
4. Penyusunan Hipotesis
5. Penyusunan metode penelitian yang digunakan
6. Penyebaran Kuesioner
7. Analisis Hasil Kuesioner
8. Tabulasi
9. Kesimpulan dan Saran
Data Primer dan Sekunder
Data primer adalah data yang belum ada di obyek penelitian. Data primer biasa dikumpulkan melalui kuesioner. Sedangkan data sekunder adalah data yang sudah ada, misalnya laporan keuangan atau dokumen.
Statistik Parametrik dan Non-Parametrik
Statistika parametrik -> ilmu statistika yang mempertimbangkan jenis sebaran/distribusi data, yaitu apakah data menyebar normal atau tidak. Pada umumnya, Jika data tidak menyebar normal, maka data harus dikerjakan dengan metode Statistika non-parametrik, atau setidak2nya dilakukan transformasi agar data mengikuti sebaran normal, sehingga bisa dikerjakan dg statistika parametrik. Contoh metode statistika parametrik: uji-z (1 atau 2 sampel), uji-t (1 atau 2 sampel), korelasi pearson, Perancangan Percobaan (1 or 2-way ANOVA parametrik), dll. Statistika non-parametrik -> statistika bebas sebaran (tdk mensyaratkan bentuk sebaran parameter populasi, baik normal atau tidak). Statistika non-parametrik biasanya digunakan untuk melakukan analisis pada data berjenis Nominal atau Ordinal. Data berjenis Nominal dan Ordinal tidak menyebar normal. Contoh metode Statistika non-parametrik:Binomial test, Chi-square test, Median test, Friedman Test, dll.

Minggu, 02 Mei 2010

Hari Pendidikan Nasional!

Setiap waktu kita teringatkan akan perkembangan pendidikan di negeri kita. Apa pendapat Anda? Sudah cukup baguskah? Mungkin satu kata yang muncul di benak kita adalah "kurang terlihatnya pemerataan".

Ya! Fakta berkata bahwa pendidikan berkualitas cenderung hanya dapat dinikmati oleh kalangan masyarakat yang berada di pusat perkotaan, ketimbang yang menetap di pinggiran kota atau pedalaman daerah. Ops, ini bukan sebuah stereotype, akan tetapi hanya secuil fakta yang ditemukan. Tidak dapat dipungkiri memang bahwa kalangan masyarakat daerah pun sekarang ini dapat menikmati layanan pendidikan yang termutakhir, akan tetapi yang menjadi masalah adalah sekolah yang berada di kawasan daerah tersebut.

Fasilitas yang berusaha diberikan oleh pemerintah dirasakan tidak pernah cukup untuk membantu perkembangan pendidikan. Asumsinya bisa beragam, mulai dari adanya penyelewengan dana dan fasilitas tersebut oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab hingga pada hipotesa bahwa memang jumlah fasilitas yang diberikan tidak setimpal dengan jumlah yang dibutuhkan.

Berkaitan dengan hal itu, terucap kata bahwa setiap tahun kita memperingati Hari Pendidikan Nasional. Apa esensi dari peringatan hari nasional ini? Apakah pantas apabila kita bereuforia untuk melakukan unjuk rasa kepada pemerintah hanya untuk semata-mata "bertujuan" mengkritik pemerintah? Tidak akan pernah ada penyelesaian yang tepat untuk setiap masalah, yang ada hanyalah bagaimana cara kita menyikapinya. Akan lebih baik apabila kita bersikap positif dan berunjuk rasa untuk mendukung program pemerintah dan (dianjurkan) untuk bersikap ksatria untuk menjadi relawan dalam pembangunan negara!

Sudah saatnya kita bangkit berdiri dan menunjukkan inisiatif kita! Hal itulah yang pantas diucapkan tatkala Hari Pendidikan Nasional datang!





Minggu, 25 April 2010

prinsip management chapter 4

hai hai hai.. kali ini kita akan membahas tentang PLANNING atau perencanaan..
singkat aja yeee... berhubung uda mau subuh.. kwkwkkw
1. analisis keadaan dulu... (crosscheck ke lapangan)
2. beberapa tujuan dan rencana yang mungkin dipilih
3. evaluasi tujuan dan rencana tersebut.
4. pemilihan tujuan dan rencana
5. penerapan
6. pengawasan jalannya perencanaan tersebut.

*single use plan: yaitu rencana untuk sesuatu yang mungkin tidak akan diulang lagi di masa yang akan datang, misalnya "pembangunan 10 jalur kereta api di tahun 2010 ini"
*standing plan: yaitu rencana untuk kegiatan yang berlaku secara teratur dan selama organisasi itu berdiri, misalnya prosedur ataupun peraturan yang berlaku di sebuah perusahaan.
*contingency plan: yaitu rencana cadangan apabila rencana pokok gagal dalam penerapannya.

tingkatan perencanaan:
-strategic planning : berorientasi ke luar dan jangka panjang, meliputi bagian utama dari perusahaan
-tactical planning: menerjemahkan tujuan dan strategi agar lebih spesifik dan dapat disesuaikan dengan divisi masing-masing.
-operational planning: berfokus pada tugas rutin.

*strategi bisnis:
-low cost strategy; strategi menerapkan harga yang rendah agar dapat menguasai pasar dan memimpin harga. bersifat efisien dan produk yang ditawarkan cenderung standar.
-differentiation strategy; mengutamakan unik / khas, misalnya kualitas yang tinggi, pelayanan dan pemasaran yang memuaskan.
-functional strategy: memaksimalkan dan konsisten dalam spesialisasi divisi masing-masing.

*strategy control:
-strategic budget: untuk jangka panjang
-operational budget: untuk jangka pendek

*formulasi strategi:
-concentration strategy; berfokus pada satu persaingan bisnis di dalam 1 industri
-vertical integration: melebarkan wilayah pemasaran
-concentric diversification: mengalihkan pada bisnis yang masih berhubungan dengan bisnis inti perusahaan
-conglomerate diversification: melebarkan wilayah ke bisnis yang tidak saling berhubungan.

finish---